Artikel
Artikel 1 :
Pengenalan VIRUS Komputer, Penyebarannya serta Bagaimana Menanggulanginya.
Ada 3 Katagori Jenis Virus yang menyerang Komputer
1) Virus Boot = virus yang menyerang sistem booting Komputer anda, begitu dihidupkan virus tsb menghalangi masuk ke sistem OS anda (windows) apabila ditekan enter maka komp anda akan shutdown. Contoh virus ini adalah Wyx
2) Virus Makro = virus ini biasanya menyerang data-data yang berekstensi doc. xls, jpg, umumnya program MS Words, excel, atau gambar. Biasanya Virus ini suka mengubah icon words, membuat tulisan di words berbentuk kotak2, tanda seru, tanda tanya dan akhirnya habis sama sekali. contohnya fluburung, love, tukul, riyani jangkaru dll
3) Virus Network = virus ini adalah virus yg paling berbahaya, virus tsb menyerang jaringan komputer yang terhubung dg internet. sangat cepat penyebarannya dan kadang memblok koneksi internet, atau melalui e-mail. contohnya roro, love letter dll
cara penanggulangannya silahkan download ..
http://www.mediafire.com/?kpj8z14784pfwye
Artikel 2 :
Instalasi Windows dengan Menggunakan Flash Disk
Bagi kalian yang tidak mempunyai CD-ROM atau DVD-ROM tidak perlu bingung untuk menginstal OS Windows ke dalam PC karena ada media lain yang bisa dimanfaatkan untuk menginstal Windows, yaitu flashdisk. Mungkin para pembaca sudah pada tahu tentang cara menginstal Windows dari flashdisk, tapi bagi yang belum tahu/yang lupa caranya, silahkan anda baca artikel ini. Selain menyimpan data, flashdisk ternyata bisa juga untuk instalasi Windows. Ini cocok sekali bagi anda yang PCnya tidak punya CD/DVD-ROM, netbook atau nettop.Untuk dapat melakukan instalasi Windows dari flashdisk, kita tidak bisa cuma mengcopy semua file dari CD installer Windows ke flashdisk. Kita harus buat flashdisk dapat dikenali sebagai bootdisk terlebih dulu. Satu hal yang penting adalah BIOS di PC yang akan kita instal harus mendukung booting melalui flashdisk. Sebenarnya hampir semua produk baru sudah mendukung hal itu, tapi saya sarankan anda mengecek BIOS PC anda dulu.
Jika bisa, berikut hal-hal yang perlu disiapkan untuk membuat flashdisk bisa menginstal Windows.
- Sebuah PC dengan CD-ROM (untuk melakukan proses persiapan & transfer file)
- CD installer Windows XP/Vista (disarankan Original)
- Software pendukung berupa : USB_PREP8, PeToUSB & Bootsect.exe
- Flashdisk dengan kapasitas min. 1 GB.
Sebelum melakukan proses instalasi pastikan dulu kalian mempunyai tiga software pendukung instalasi. Kalau belum bisa download dari situs yang ada di bawah ini:
1. Download USB_PREP8 (145.09 KB) http://www.ziddu.com/download/4848307/USB_PREP8.zip.html 2. Download PeToUSB (98.62 KB) http://www.ziddu.com/download/4848332/PeToUSB_3.0.0.7.zip.html 3. Download Bootsect.exe (252.95 KB) http://www.ziddu.com/download/4860434/Bootsect.zip.htmlAnggap saja kalian sudah download 3 software tersebut dan langsung to the point aja. Berikut langkah-langkahnya :
1. Ekstrak ketiga file tersebut. Copy file PeToUSB.exe ke dalam folder USB_prep8
2. Jalankan file usb_prep8.cmd (ada di dalam folder USB_Prep8) dengan cara klik 2x. Jika anda memakai Windows XP SP2, anda perlu unblock file itu agar bisa berjalan. Caranya, klik kanan di file usb_prep8.cmd > Properties > Unblock.
3. Lalu tekan Enter jika ada tulisan Press any key to continue . . .
4. Biarkan semua setting dalam kondisi default (kecuali jika anda ingin mengganti label drive) & klik Start. Ini akan memformat flashdisk anda, jadi pastikan anda tidak punya file penting di dalam flashdisk itu
5. Setelah proses selesai, JANGAN tutup jendela PeToUSB
6 Buka command prompt (Start > Run > cmd). Lalu masuk ke folder di mana file bootsect.exe tersimpan. Sebagai contoh, file bootsect.exe saya ada di drive D: di dalam folder bootsect. Pertama saya buka command prompt & ada tulisan “C:Documents and SettingsNamaKomputerUser>“. Lalu saya ketik D: di samping tulisan itu lalu Enter. Terus saya ketik cd bootsect & Enter
7. Jika bootsect.exe sudah ketemu, ketik bootsect.exe /nt52 F:. Catatan : F: menunjukkan drive untuk flashdisk anda, jadi cari tahu dulu nama drivenya. Karena di PC saya drive flashdisknya F: maka saya pake F:
8. Jika semua langkah 1-7 dilakukan dengan benar, akan muncul pesan Bootcode was successfully updated on all targeted volumes. Tutup jendela command prompt & jendela PeToUSB. Catatan : JANGAN tutup jendela USB_Prep8
9. Ketika anda menutup jendela PeToUSB, di jendela USB_Prep8 secara otomatis akan muncul pilihan menu. Jika tidak, coba tekan Enter
10. Pada tahap ini anda sebenarnya melakukan setting untuk Prep8, cuma caranya adalah memilih berdasarkan nomor menu. Yang harus anda ganti adalah : (Menu 1) memilih drive tempat Windows XP (CD-ROM anda). (Menu 2 ) memilih drive virtual di harddisk anda sebagai tempat menyimpan data sementara (sebelum dipindahkan ke flashdisk). Pilih drive yang tidak ada di PC anda, misal drive Z. (Menu 3) memilih drive flashdisk anda. (Menu 4) menjalankan proses selanjutnya. Jika sudah menjalankan menu 1-3, anda langsung jalankan menu 4 ini
11. Nanti akan muncul popup window yang langsung menghapus drive sementara. Tekan Yes
12. Setelah itu, proses transfer file installer Windows berjalan. Ada 2 proses di sini : Pertama, proses transfer file dari CD-ROM ke harddisk & Kedua, dari harddisk ke flashdisk. Lamanya proses tergantung kecepatan CD-ROM maupun flashdisknya & saya coba saat itu sekitar 30 menit
13. Setelah selesai, kita bisa tancapkan flashdisk kita ke PC yang mau diinstal Windows & atur prioritas booting ke flash disk (settingannya di BIOS). Ketika dinyalakan, ada 2 pilihan. Pilih no. 1 yang tulisannya TXT Mode Setup Windows XP. Setelah itu proses instalasi berjalan seperti biasa. Apabila restart, diamkan dan tunggu saja sampai masuk Windows lagi dengan sendirinya hingga proses selesai. Yang perlu diperhatikan, JANGAN mencabut flashdisk dalam proses instalasi.
Selamat mencobaArtikel 3 :
Kenapa Komputer Semakin Lama Semakin Lambat??
Komputer yang biasanya cepat tiba-tiba menjadi lambat, tentu membuat jengkel siapapun pemakainya. Pada umumnya dikarenakan sering lupa membersihkan file-file sampah yang sudah tidak terpakai pada recycle bin, atau ada penyebab lainnya seperti :
Silahkan Download Jawabannya ….
http://www.mediafire.com/?lkwmsa294hih3o5
Artikel 4 :
Sekilas Core i7
Core i7 merupakan prosesor perdana Intel yang menggunakan integrated memory controller, sebuah fitur yang sudah hadir di prosesor AMD sejak Athlon 64. Berbasis arsitektur Core, seperti Core 2 Duo dan Core 2 Quad, namun dengan sejumlah penyempurnaan (enhancement) yang mendongkrak performa (mikroarsitektur Nenalem) dan memakai socket baru bernama LGA 1366.
Semua prosesor Intel yang lain memakai memory controller eksternal yang diletakkan di north bridge chip (dikenal sebagai Memory Controller Hub, MCH). Ini berarti prosesor Intel lainnya bergantung pada chipset (dan karenanya, pada motherboard) untuk menentukan tipe dan jumlah memori yang dapat dipasang di komputer.
Sejak Core i7, memory controller ditanam di prosesor, sehingga prosesor (dan bukan chipset) yang menentukan teknologi apa saja dan berapa banyak memori yang bisa ditancapkan ke sistem. Akan tetapi, motherboard mungkin menerapkan batasan jumlah memori yang dapat ditanam.
Memory controller yang diintegrasikan di Core i7 mendukung hanya memori DDR3 (sampai 1,6 V, module memory yang membutuhkan voltase lebih besar dan angka tadi oakal tldak berjalan dan bahkan mungkin merusak prosesor) dan mensupport arsitektur anyar triple-channel. Model-model yang diluncurkan sejauh ini hanya mendukung module DDR3-800 dan DDR3-1066.
Arsitektur triple-channel memungkinkan CPU mengakses 3 memory module pada saat bersamaan untuk membaca atau menyimpan data, hingga menaikkan jumlah bit yang ditransfer per clock cycle dari 128 (di arsitektur dual-channel) menjadi 192. Secara teoritis, arsitektur triple-channel menawarkan lonjakan bandwidth 50% dibanding arsitektur dual-channel yang berjalan pada clock rate sama. Sekedar contoh, memori DDR3-1333 yang bekerja di dual channel menyuguhkan transfer rate maksimum teoritis 21 GB/s, sementara bila dipasang di triple channel, memori meng-hadirkan transfer rate maksimum teoritis 32 GB/s.
Prosesor Core i7 berkomunikasi dengan sistem melalui bus baru bernama QPI (Quickpath Interconnect). Bus ini bekerja pada Core i7 2,4 GHz dan Core i7 Extreme 3,2 GHz. Seperti prosesor dari AMD, arsitektur Core i7 memiliki base clock, yang merupakan ‘ibu’ dari semua clock lain. Base clock default sebesar 133 MHz.
Fitur menarik lainnya adalah Core i7 mensupport teknologl HyperThreading, yang mengemulasikan 2 logical processor untuk tiap core. Sehingga, lantaran Core i7 memiliki 4 core “riil”, sistem operasi mengenali adanya 8 “virtual” core (thread) atau 8 prosesor. Core i7 Extreme merupakan model Core i7 paling powerful (dan mahal). Perbedaan utama terletak di unlocked clock multiplier dan clock speed prosesor plus QPI bus.
Jadi, CPU cooler harus mampu membuang jumlah panas sedikitnya sejumlah TDP. Karakteristik teknis utama keluarga Core i7 sebagai berikut.
• MikroarsiteKtur Nehalem • 64 KB LI cache (32 KB data + 32 KB instruction) per core • 256 KB L2 cache per core • 8 MB shared L3 cache memory • teknologi Quad-core • 45 nm manufacturing process • Socket 1366 • QPI bus berjalan di 2,4 GHz afau 3,2 GHz • Teknologi virtualisasi • Teknologi Intel EM64T • Teknologi HyperThreading (HT) • SSE4.2 instruction set • Execute Disable Technology • Enhanced SpeedStep TechnologyArtikel 5 :
Mengenal Windows 7
Lahirnya Windows 7 membuat pencinta Windows menjadi terobati terutama para pengguna Windows Vista karena ada perbaikan sistem operating terutama di performance.
Membandingkan fitur-fitur perbaikan dan penambahan baru pada Windows 7 dibandingkan dengan Windows Vista.
Windows 7 Kernel
Banyak orang mempertanyakan mengenai Windows 7 kernel dan menduga bahwa Windows 7 kernel sama yang digunakan Windows Vista kernel sehingga secara architecture akan sama dengan Windows Vista. Microsoft sendiri juga mengatakan bahwa Windows 7 kernel tidak dibuat dari awal, tapi merupakan perbaikan dari Windows Vista kernel. Hal ini banyak mengundang kecurigaan jangan-jangan Windows Vista merupakan produk yang belum waktunya dirilis seperti halnya nasib Windows Me.
System Requirement
Kalau kita perhatikan system requirement Windows 7 Beta dari website Microsoft diperoleh informasi:
• 1 GHz 32-bit or 64-bit processor. • 1 GB memory (RAM). • 16 GB free disk space. • Support DirectX 9 graphics with 128 MB memory (untuk menjalankan Aero theme). • DVD-R/W Drive. • Internet access (untuk download Beta dan update).Kalau diperhatikan, ini mempunyai persamaan dengan system requirement pada Windows Vista, maka dapat dikatakan mesin komputer yang kita gunakan untuk menjalankan Windows Vista dapat langsung digunakan untuk Windows 7. Dengan perkataan lain, kita tidak perlu investasi dengan hardware komputer.
Desktop Experience
Sistem graphic pada Windows 7 memanfaatkan teknologi Aero, baik animasi maupun pengolahan citra. Teknologi ini sama yang digunakan pada Windows Vista, namun performance kedua teknologi Aero ini sangat berbeda. Microsoft sudah melakukan perbaikan dan optimalisasi sistem Aero-nya.
Proses Shutdown
Ada hal yang menarik ketika kita ingin melakukan shutdown pada Windows 7, di mana Microsoft langsung meletakkan menu Shutdown pada menu utama Windows. Menu Shutdown terlihat dan dapat langsung diklik.
Tidak “Cerewet”
Ketika menggunakan Windows Vista, kadang kala kita sering mendapatkan pop up warning berkali-kali ketika terjadi perubahan konfigurasi, baik berhubungan dengan perangkat lunak maupun perangkat keras. Pada Windows 7 kejadian ini tidak perlu terjadi lagi karena Microsoft sudah menyediakan fitur baru, yaitu Action Center yang berisi informasi warning atau hal-hal yang harus dilakukan. Kita dapat menjumpai tool ini pada Control Panel. Kita dapat mematikan dan menghidupkan pesan warning ini menu Change Action Center settings pada Action Center .
Windows 7 = Windows Vista Plus
Dengan beberapa persamaan antara Windows 7 dan Windows Vista, kita menebak dan bertanya-tanya ada apa dengan Windows 7? Sebagian pengamat malah mengatakan bahwa Windows Vista itu adalah produk yang belum layak, sedangkan Windows 7 itulah yang semestinya dijual oleh Microsoft.
Sekarang Microsoft akan menghadapi “musuh” tidak hanya dari luar seperti Mac atau Linux, tetapi “musuh” dari diri sendiri, yaitu Windows Vista dan Windows XP. Dalam hal ini, Microsoft harus dapat membuktikan bahwa Windows 7 harus lebih baik dari Windows Vista dan Windows XP. Jika tidak, Microsoft dapat mengalami hal yang sama seperti Windows Vista atau mungkin jauh lebih buruk.
Artikel 6 :
Mengintip Windows 8
Saat ini kita sedang menantikan kehadiran Windows 7, tetapi kini Microsoft sedang membuat OS penerus Windows 7 yang diperkirakan akan diberi nama Windows 8. Lalu apa saja kemampuannya? dari berbagai masukan dari pecinta Windows, Microsoft sudah menjanjikan sistem barunya akan jauh lebih unggul dibandingkan versi sebelumnya. Antara lain
1) kemampuan koneksi internet sekaligus koneksi ke berbagai program komunikasi seperti chatting, email, blog, dan jejaring sosial serta tempat penyimpanan online.
2) winamp, win zip, win rar menjadi fasilitas internal
3) Windows Media Player dapat dimainkan ke berbagai multimedia spt gambar, prsentasi, musik, rekaman suara, dan video.
4) perbaikan terhadap BranchCache dan Distributed File System Replication (DFSR) dan ini akan dijadikan ciri khas windows 8 yaitu kemampuan untuk melakukan sinkronisasi atau penyamaan isi folder berbasis multiplatform, serta dapat berkomunikasi dengan mudah dengan berbagai server yang memakai OS berbeda-beda. Windows 8 mampu menyamakan isi folder di server lain.
Menurut informasi windows 8 ini akan diluncurkan oleh Microsoft sekitar tahun 2012…kita tunggu saja kehadirannya
Artikel 7 :
Mengulas Office 2010
Kehadiran Office versi terbaru dalam hal ini Office 2010 biasanya diluncurkan hampir berbarengan dengan OS baru dari Microsoft yaitu Windows 7. Untuk itu mari kita ulas kelebihan Office 2010 dibandingkan Office yang sebelumnya. Dimulai dengan instalasi program Office 2010 (versi beta), office ini hanya bisa dijalankan dengan menggunakan OS XP sp3, Vista, dan Windows7.
Office 2003 dikenalkan intelligent menu, yaitu menu yang dapat menyesuaikan diri dengan kebiasaan penggunanya. Jadi menu satu pengguna bisa berbeda dengan pengguna office lainnya, Office 2007 dikenalkan menu bergaya ribbon atau pita. jadi ikon-ikon justru ditampilkan semuanya agar pemakai tahu perintah apa saja yang akan dijalankan. Karena susunannya atau tampilannya banyak berubah maka office 2007 belum mampu menggeser office 2003 dengan mudah.
Sedangkan pada Office 2010 lebih banyak menampilkan menu dan ikon, resikonya layar kerja menjadi kecil atau berkurang, untuk mengatasinya ikon diperkecil tetapi tetap terlihat jelas. Namun bila diperlukan semua menu akan muncul di semua sisi baik kiri, kanan, atas ataupun bawah daerah kerja. Antar muka Office 2010 sekilas mirip 2007 sedikit perubahan pada tombol Office yang dulu di pojok kiri atas layar, sekarang tombol itu sudah diganti dengan tab “file” yang memunculkan menu serupa. Saat klik print pada tab file akan langsung menampilkan preview hasil pencetakan bila dokumen dicetak.
Pada word bisa menambahkan efek khusus pada teks spt efek cermin, sinar, bayangan dll. ada menu screenshot. di Excel ada tambahan sparklines berupa chart kecil seukuran sel yang menampilkan grafik sesuai dg data. Juga ada penambahan pada menu formating. Di Powerpoint tersedia video editing dengan kemampuan pemotongan dan kompresi. juga bisa memasukkan video dari situs online spt youtube ke dlm file presentasi. Program yang baru pada Office 2010 antara lain : Sharepoint Designer, OIS, InterConnect, Word Consumer, Excel Consumer.
Kita nantikan kehadirannya yang kabarnya akan resmi beredar sekitar bulan Mei untuk segmen bisnis, sedangkan untuk segmen konsumer pada bulan Juni tahun 2010, dengan kisaran harga $149 – $499.

rajiman
16 Desember, 2008 at 8:54 am
wis, tak woco soko koco sepisanan tekan koco sing keri.
sugeng makaryo.
planet7
29 Juli, 2009 at 12:55 am
buat dr. Rajiman …tuh dah terbit my book “berkreasi dg wordpress” semoga terpuaskan